Because We’re E.L.F.

Aaarrrggggghhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!! Pikiranku jadi kacau setelah membaca berita di sebuah tabloid. “SUJU RETAK”, apa-apaan tuh????? Bagiku SUJU gag pernah retak. Yang retak itu Cuma hubungan Hankyung sama management, bukan sama member yang laen. Ah…. Bener-bener susah nerima kenyataan kalo Hankyung mau keluar dari SM. Trus, gimana nasib Super Junior?????

Mutek : “ Woe….. ngapaen bengong????”

Stary  : “ jangan ngagetin donk Tek. BT neh.”

Aku langsung menyerahkan tabloid tersebut agar dibaca olehnya. Tapi dia hanya diam tanpa komentar.

Stary : “ Koq diem ajah Tek??”

Mutek : “ Kamu aku gimana?? Ngapaen??? Kamu suruh aku nangis guling-guling habis baca berita soal suamiku ne??? Ntar ajah di rumah. Disini bukan tempat yang tepat.”

Di kampus memang gag leluasa banget buat ngebahas soal Super Junior. Gag tau kenapa banyak yang sensi tiap aku n Mutek bahas soal K Pop. Jadinya kita sering mengadakan pertemuan rahasia di rumah Mutek.

Stary : “Padahal udah satu bulan yah. Koq belom ada kabar apa-apa lagi yah?? Mana Hankyung gag bisa dihubungin katanya. Gimana kabarnya yah????”

Mutek : “Aku mana tau yah. Kan kamu yang selalu ngasi info ke aku. Oh iya, hamper aku lupa. Adit nyuruh kita jadi pendamping mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing). Besok ada pertemuan di ruangan BIPA jan 10.”

Stary ; “Mahasiswa dari mana??”

Mutek : “Cina kayaknya”

Stary : “Mahasiswa Cina gelombang keduanya udah datang yah? Apa mungkin ada Hankyung juga gag yah???”

Pletakkk…..

Mutek memukul kepala ku dengan tabloid.

Stary : “Adouchh…. Sakit tau.”

Mutek : “Makanya jangan mimpi ketinggian, ntar sakit kalo jatohnya.”

Stary : “Kan gag ada salahnya buat berharap.”

Mutek hanya tersenyum dan berlalu kembali ke kelas.

Keesokan harinya setelah mata kuliah pertama, aku menunggu Mutek di depan kelas sambil duduk di tangga.

Stary : “Kebiasaan ne anak, kalo udah ngerumpi sama Fiya, gua dilupaun dah.” Gumam ku dalam hati.

Akhirnya aku memutuskan meninggalkan Mutek dan mengiriminya sms.

“teK, aK k rWng BIPA dLuan yaH.”

Tanpa menunggu reply dari Mutek.

Sesampainya di lantai 3 gedung BIPA, aku duduk terlebih dahulu di depan kantor BIPA karena hanya ada mahasiswa-mahasiswa Cina saja yang berada dalam ruangan tersebut. Aku memutuskan untuk menunggu teman-teman satu jurusan ku yang juga ditugaskan untuk menemani para mahasiswa ini selama belajar bahasa Indonesia di kampus kami Udayana.

Terdengar langkah kaki berderap dari arah tangga. Sepertinya ia sedang terburu-buru dan rasanya langkahnya menuju ke arah ku, ke arah ruang BIPA maksud ku. Saat aku melihat sosok tersebut, betapa kagetnya aku melihatnya. Ia hanya berlalu sambil memberikan sebuah senyuman pada ku.

Stary : “Ha…. Han….. Hankyung oppa” ucapku terbata-bata.

Namun sepertinya ia tak mendengar apa yang aku ucapkan. Ia benar-benar tak menyadari bahwa aku merupakan seoran E.L.F.

Lalu dengan sigap aku mengambil Hp ku dan menelpon seseorang.

Stary : “kyuuuungggggie……… Hankyung……….”

Mutek: “Apaan sih kamu teriak-teriak Aku bakalan kesana sekarang.”

Ia langsung memutuskan telpon tersebut tanpa sempat aku mengutaraka maksud ku.

Aku gelisah menunggu Mutek sendiri. Beberapa teman ku sudah berada di dalam dari tadi. Tapi aku masih menunggu Mutek di luar. Aku hanya mondar-mandir gag jelas, benar-benar gag jelas. Akhirnya Mutek datang juga.

Stary : “Dari mana ajah kamu????? Di dalem ada, ada, ada ….”

Mutek : “Ada apaan??? Ayo kita masuk, udah rame kan tuh.”

Setelah sampai di dalam ruangan, bagaikan kilat menyambar Mutek, buku-buku yang dipeganggnya pun jatuh berserakan. Semua mata lalu tertuju padanya. Termasuk seorang pria tampan yang sedari tadi sibuk dendan kamus di tangannya.

Bruuukkkk……. Mutek pingsan.

Stary : “Ah, kenapa ni anak lebay banget she???? Koq disaat kayak gina malah pingsan. Kesan pertama yang buruk neh. Aishhh!!!!!!!!” gumam ku dalah hati sambil membantu yang laen mengangkat tubuh Mutek yang gag bisa dibilang ringan ke sofa.

Setelah sekitar 10 menit pingsan, Mutek lalu membuka matanya.

Mutek : “Omo, aku kenapa?”

Stary : “Pingsan lah. Pake nanya lagi kamu. Aishhh….. malu-maluin aja kamu Tek. Masak badan segede gono kamu pingsan seh???”

Mutek : “Semangka. Semangka ku mana?? Itu bener semangka ku kan??????”

Stary : “Iya, mimpi yang terlalu ketinggian ntu sekarang ada di depan mata kita.”

Mutek : “aigoo…. Apakah ini yang namanya jodoh???”

Aish…. Lebay ni anak mulai kambuh. Bisa-bisa ni anak gag bakalan tidur tiga hari tiga malem.

Stary : “udah ah, kamu istirahat aja dulu disini. Aku mau ke ruang sebelah. Yang lain udah pada ngumpul disana.”

Mutek : “Aku mau ikut!!!!!”

Stary : “jangan!!!!!! Siapin mental kamu dulu tuh. Ntar kalo kamu pingsan lagi disana kan repot. Malu-maluin ajah.”

Aku tinggalkan Mutek beristirahat sendiri di kantor BIPA. Aku langkahkan kaki ku menuju ruangan di sebelahnya, tapi aku merasa berat melangkahkan kaki ku ke ruangan tersebut. Tiba-tiba saja ada perasaan aneh yang ku rasakan terhadap Hankyung. Aku tiba-tiba membencinya.

*******************************************************************

Di ruangan 20.

Mrs. Rahayu : “Ok, guys. This is some local students that will accompany you in this university.” Ucap Mrs. Rahayu kepada para mahasiswa asing tersebut karena mereka belum bisa berbahas Indonesia. Mrs. Rahayu lalu memperkenalkan nama kami masing-masing dan mengcouplekan kami dengan mereka.

Mrs. Rahayu : “Stary, kamu berpasangan dengan Hangeng ya.”

Aku tersentak dari lamunanku.

Stary : “Maaf bu, lebih baik Mutiara (Mutek) saja yang menjadi partner Hankyung. Biar saya bersama Zhoumi saja bu.”

Mrs. Rahayu hanya terdiam. Nampak ia ingin mengucapkan sebuah pertannyaan, dan sepertinya aku tahu apa yang hendak dosenku ini tanyakan pada ku. Oh….. aku hanya bisa berharap dia tak menanyakan alasahku mengapa aku menolak berpartner dengan Hangeng dan lebih memilih Zhoumi.

Mrs. Rahayu : “Baiklah. OK guys, this is your partner. I will leave you all for a moment. So, you can talk each other to build a warm relationship.” Ucap Mrs. Rahayu dengan senyum simpul dan kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.

Aku mulai bercakap-cakap dengan Zhoumi. Lalu kemudian seseorang menghampiri kami. Aku lalu menatap orang tersebut dan berkata,

Stary : “What happen? What are you doing here?” ucap ku ketus.

Hangeng : “Why???? You look like you dislike me.”

Stary : “Yes I do. I am not only dislike you. I HATE YOU.”

Hanging : “Why???? This is our first time meeting.”

Stary : “First time??? For you. But, not for me.”

Sepertinya kata-kata ku itu sedikit menyakitinya dan membuatnya bingung.

Lalu aku berlalu meninggalkan ruangan tersebut dan memberikan secarik kertas kepada Zhoumi. No hp beserta alamat email ku.

Sudah sebulan berlalu. Aku mulai berteman dengan Zhoumi tanpa menyebutkan sama sekali bahwa aku adalah seorang ELF karna aku tak mau mereka menjauhi ku, dan Mutek…. Ah,,,,, ia selalu menceritakan bagaimana hari-harinya bersama Hangeng. Mereka belajar bahasa Indonesia bersama, pergi jalan-jalan bersama, makan malam bersama, pokoknya ngapa-ngapain bersama dah.

Aku benar-benar iri padanya. Dia yang awalnya tidak suka semangka, namun ketika ia tahu bahwa Hangeng sangat suka semangka, ia akhirnya menyukai semangka dan selalu mendapat barang-barang berbau semangka. Dan sekarang, ia bahkan bisa bertemu dengan pujaannya tersebut dan bahkan menghabiskan hari-hari bersama. Dan nampaknya hubungan mereka sudah makin dekat. Arggghhhh……. Aku kapan bisa bertemu dengan Leeteuk oppa yah???? Apakah memang benar tidak ada kesempatan untuk ku agar bisa bertemu dengan pujaan hati ku itu. Mutek benar-benar beruntung.

Aku duduk terpaku di depan ruangan BIPA. Entah apa yang aku pikirkan, aku pun tak tahu. Kehadiran Hangeng benar-benar membuat aku sesak. Aku pun akhirnya menangis.

Entah dari mana datangnya dan sejak kapan ia duduk di sebelah ku, aku benar-benar tak menyadarinya.

Hanging : “Mengapa kamu menangis.” Ia bisa berhasa Indonesia dengan terbata-bata.

Plakkk….. sebuah tamparan mendarat di pipinya.

Stary : “I HATE YOU.” WHY DID YOU DO THIS???? WHY DO YOU WANT TO LEAVE SUPER JUNIOR??? ARE THEIR LOVES NOT ENOUGH FOR YOU?? TEUKIE OPPA ALWAYS TAKES CARE OF YOU, AND HEECHUL OPPA, HE, HE……” aku menangis dan tak mampu melanjutkan ucapan ku.

Hangeng oppa hanya bisa tertunduk. Dan sekilas aku melihat matanya berkaca-kaca.

Aku benar-benar lega setelah menumpahkan segala isi hati ku pada hanging. Aku, aku benar-benar marah atas keputusannya menuntut SM entertainment. Bukan karna dia ingin keluar dari SME yang membuat ku sangan benci padanya, tapi karna dia sudah tak mau memperhatikan nasib dan perasaan ke 12 saudaranya di dorm. Aku sebagai fans Leeteuk benar-benar tahu bagaimana perasaannya atas kasus yang menimpa dongsaengnya ini. Dan itu membuat ku semakin sakit atas perlakuan hangeng.

Hangeng : “Are you E.L.F.???”

Stary : “Yes, I am.” Jawab ku dengan tegas.

Hangeng : “Why did you love super junior very much?”

Aku sedikit kaget dengan pertanyaannya. Namun kemudian aku jawab juga pertanyaan itu.

Stary : “Because you are 13.”

Hangeng : “How about if it will be 12?”

Stary : “It is not be Super Junior anymore.”

Lalu aku pergi berlalu meninggalkan Hangeng yang terdiam, terpaku, apalagi setelah mendengar jawaban ku.

Aku berlari hingga sampai di taman belakang kampus, tempat yang jarang dikunjungi orang karna tempatnya sedikit menyeramkan. Namun, disanalah tempat favorit ku, tempat ku disaat aku ingin menyendiri. Bahkan Mutek pun tak pernah tahu kalo aku suka pergi ke tempat itu.

Tiba-tiba terdengar langkah kaki. Aku benar-benar merasa ketakutan. Sebenarnya aku bukanlah gadis penakut, hanya saja jika berhubungan dengan hal-hal yang berbau mistis, aku benar-benar takut dengan hal itu. Langkah itu tepat berhenti di depan ku. Aku tak berani membuka mata ku, aku benar-benar merasa takut. Namun, sesuatu menyentuh pipiku hingga aku tersentak dan membuka mataku.

Stary : “Zhoumi????”

Zhoumi : “Kenapa?? Nampaknya kau benar-benar kaget dengan kehadiran ku disini??”

*bahasa Indonesia Zhoumi lebih bagus dari pada Hangeng. Entah memang kualitas otak mereka yang berbeda atau salah didikan dari partnernya makanya Hangeng sedikit lebih lambat belajar dari pada Zhoumi?? Mian Mutek ^^*

Stary : “Ke……kenapa kau bisa mengetahui tempat in??”

Zhoumi : “Aku tadi mengikuti kamu.”

Stary : “Aku…….”
Zhoumi : “Ternyata kamu adalah seorang ELF. Mengapa kau tak mengatakannya pada kami???”

Stary : “Aku……….”

Zhoumi : “Kami pikir dengan mengikuti program ini dan pergi kesini akan bisa membantu menenangkan kondisi Hangeng. Kami berharap ada tempat dimana kami tak akan bertemu dengan ELF……”

Stary : “Itu karna kalian terlalu popular…….”

Zhoumi : “Benar. Untuk itulah kami ingin punya kesempatan pergi menyendiri. Tanpa ELF, tanpa wartawan, tanpa pemberitaan apa pun tentang kami.”

Stary : “Tapi mengapa????”
Zhoumi : “Kami lelah…. Kami lelah bekerja seperti budak. Kami lelah senyum dengan terpaksa agar para ELF tidak kecewa. Kami ingin merasakan senyuman yang benar-benar dari hati kami.” Ia pun mulai menitikkan air matanya.

Sejenak suasana hening. Kami hanya terdiam. Akhirnya akupun memulai percakapan itu kembali.

Stary : “Tapi. Apa kah kalian pernah mengerti bagaimana perasaan para ELF???”

Zhoumi hanya menatap ku.

Stary : “Kami sangat sayang pada kalian. Kami hanya ingin melindungi kalian. Kami sangat mencintai kalian, dan kami hanya ingin kalian bahagia. Dan karena Hangeng menuntut SM dan tal mau bertemu dengan para member yang lain, kami sangat merasa sedih. Aku sedih sekali melihat ekxpresi Teukie oppa. Terlebih lagi jika aku memikirkan Heechul oppa yang begitu menyayangi Hangeng. Kami benar-benar takut kehilangan Hangeng karna kami mencintainya.”

Zhoumi : “Jadi…. Kami menyukai Leeteuk hyung???”

Aku hanya mengangguk sambil tersenyum simpul.

Zhoumi : “Pasti kau sangat menghawatirkan keadaan mereka.”

Aku kembali mengangguk.

Zhoumi : “Tapi, untuk kali ini, tolong mengertilah perasaan Hangeng, perasaan yang tak pernah ia katakana kepada orang lain. Perasaan lelahnya……. Bukankah kalian sebagai ELF pasti tahu bagaimana padatnya jadwal kami. Dan Hangeng merasa kalau dia sudah tak mampu bertahan lagi.”

Ia kemudian menatap kea rah langit sambil tersenyum.

Zhoumi : “Terima kasih.”

Stary : “Untuk apa berterima kasih pada ku.”

Zhoumi : “Karna kau telah menunjukkan cinta mu sebagai ELF kepada kami. Apa lagi Mutek. Dia benar-benar bisa membuat Hangeng bahagia. Tapi mengapa dia juga tak mengatakan bahwa ia adalah seorang ELF??”

Stary : “Kami tak mau kalian menjauhi kami.”

Zhoumi : “Mana mungkin kami menjauhi orang sebaik kalian yang mau menyayangi kami padahal kalian tidak mengenal kami.”

Stary : “Tapi, kalian ternya orang yang tidak peka terhadap fans yah???”

Zhoumi : “Maksud mu???”

Stary : “Apa kau tidak ingat saat kita bertemu pertama kali di ruang BIPA. Mutek kan sampai pingsan saat melihat Hangeng.”

Tiba-tiba Zhoumi tertawa terbahak-bahak.

Zhoumi : “Hahahahahahahaah………….”

Aku lalu mencubitnya karna kesal dengantawanya.

Stary : “Hay……. Berhenti tertawa, apanya yang lucu???”

Zhoumi : “Hahahaha….. ya lucu lah. Saat itu aku benar-benar bingung melihat dia pingsan. Tapi ternyata karena dia sangat menyukai Hangeng. Baru kali ini kami menemukan fans yang seperti dia.”

Akhirnya aku pun ikut tertawa mengingat betapa bodohnya sahabat ku itu. Benar-benar kejadian yang memalukan.

Zhoumi : “Tetaplah tersenyum.!”

Stary : “Ha???”

Zhoumi : “tetaplah tersenyum. Karena senyum kalian lah yang menjadi semangat bagi kami.”

Aku hanya mengangguk.

Stary : “Zhoumi, tapi bagaimana dengan Hangeng?? Bagaimana caraku meminta maaf padanya?? Sepertinya dia sangat sakit mendengar kata-kata ku tadi.”

Hangeng : “Kau tidak perlu mengatakan apa-apa lagi padaku.”

Aku benar-benar kaget. Bagaimana bisa???? Bagaimana bisa Hangeng ada disini?? Bersama Mutek lagi.

Stary : “Kalian…. Kenapa tahu kalau aku ada disini????”

Hangeng lalu melihat kea rah Mutek. Aku pun menatap Mutek.

Mutek : “Aishh!!!! Aku sebenarnya selalu tahu kalo pasti kesini tiap kamu punya masalah. Tapi aku gag pernah bilang and gag pernah kesini karna disini keliatan serem…..”

Stary : “Trus, kenapa sekarang kamu berani kesini.”

Mutek : “Karna ada Kyungie oppa.” Ucapnya manja.

Stary : “Kamu sakit???” ucapku sambil memegangi dahinya.

Mutek : “Apaan sih kamu!!!!!”

Stary : “Kamu kayak ulet bulu. GATEL. Hahahahahaha……..”

Dan tawa pun pecah diantara kami berempat. Lalu aku mengarahkan tatapan ku kepada Hangeng.

Stary : “Oppa, Mianhae.”

Hangeng : “Cheonmaneyo.” Jawabnya sambil tersenyum kemuadian memelukku.

Mutek : “Oppaaaaaa,,,,,,,,,”

Tawapun kembali pecah melihat tingkah Mutek yang kesal karna Hangeng memelukku. Ia terlihat seperti seorang gadis yang cemburu melihat pacarnya memeluk gadis lain.

*******************************************************************

Dari sinilah awal persahabatan kami. Persahabatan antara ELF dan idolanya.

*******************************************************************

Tanpa terasa 2 bulan telah berlalu. Hangeng dan Zhoumi harus kembali ke China pagi ini.

Hp ku tiba-tiba berbunyi, sebuah sms masuk. Dari Mutek ternyata.

“Tuk, aK jMpT kM skRng. Syp2 yaH. 15 mNt Lg aK mPe.”

Arggghhh………. Aku belum mandi.

Lalu aku segera menyambar handuk dan mandi. Aku benar-benar seperti orang yang kesetanan.

“kenapa ngedadak gini sih? Untung aku udah bangun.” Gumamku dalam hati.

*******************************************************************

Sesampainya di bandara.

Mutek : “Oppa….. maaf kami terlambat.”

Stary : “Loh, koq kita malah kesini? Aku pikir tadi kamu mau jemput aku buat ngajak ke kampus bareng.”

Mutek : “APa kamu lupa kalau hari ini para oppa kita akan pergi?”

Stary : “Tidak,,, hanya saja…..”

Zhoumi : “Kenapa? Apa kamu tidak mau mengantar kami?”

Stary : “Bukan begitu. Hanya saja aku sedih kaliah harus cepat pergi.”

Hangeng : “Ini.” Ia menyerahkan secarik kertas pada ku.

Stary : “Apa ini oppa?”

Hangeng : “No Hp dan alamat email Leeteuk hyung.”
Stary : “Mwo??? Wae???”

Mutek : “Ya supaya kamu bisa deket sama oppa mu lah. Kan kamu selalu iri melihat kedekatan ku dengan Kyungie oppa. Hihihihihi…..”

PLETAK!!!! Aku pukul kepalanya dengan tangan ku.

Mutek : “Aduh, sakit.”

Hangeng : “Jangan begitu. Kasihan Mutek.”
Mutek : “Ah,,, senangnya,,, Kyungie oppa membelaku.”

Aish…. Ni anak kenapa jadi lebay gini sih????

Zhoumi : “Tapi yang dikatakan Mutek benat juga kan? Hmmmm…. Anggap saja ini sebagai hadiah terima kasih kami karena kalian telah mau menemani kami selama kami berada disini”

Stary : “tidak perlu seperti itu. Ini sudah kewajiban kami. Karena kami adalah ELF. Kami memang bertugas untuk menjaga kalian. Dan senyuman serta kebahagiaan kalian sudah cukup sebagai gantinya untuk kami.”

Hangeng : “Aku minta tolong pada mu. Tolong sampaikan kepada Leeteuk hyung kalau aku baik-baik saja. Aku tak bisa menghubungi mereka untuk sekarang ini. Aku ingin masalahku dengan management selesai terlebih dahulu, baru aku akan menghubungi mereka. aku merasa bersalah telah menghianati mereka dengan cara seperti ini.”

Stary : “Oppa….. kau salah. Mereka masih menyayangimu dan akan selalu menyayangi mu, begitu pula dengan kami.”
Hangeng : “Aku tahu. Terimakasih. Tolong juga sampaikan bahwa aku akan kembali. Oh iya, kirim juga foto-foto kita agar ia percaya bahwa apa yang kau katakana padanya adalah benar-benar pesan dari ku.”

Aku hanya mengangguk. Mutek sudah mulai menitikkan air matanya.

Mutek : “Oppa… apa kita masih bisa tetap berhubungan??? Apa kita masih bisa bertemu.”

Hangeng : “Pasti. Aku akan rajin mengirim email kepada kalian. Iya kan Zhoumi?”

Zhoumi mengangguk.

Zhoumi : “Jika ada waktu, kami semua akan berlibur kemari, dan kami akan berusa mengajak member yang lain juga.”

Akhirnya panggilan untuk keberangkatan ke cinapun terdengar.

Zhoumi : “Kami harus segera pergi.”

Stary : “Jaga diri kalian baik-baik ya.”

Mereka pun pergi sambil melambaikan tangannya.

Mutek : “OPPAAAA….. SARANGHAE….”

Aish….. teriakannya benar-benar memekakkan telinga ku. Hangeng hanya tersenyum. Kami terus menatap kepergian mereka hingga pesawat lepas landas.

Stary : “Ayo balik Tek.”

Mutek hanya mengangguk lesu.

Stary : “Hmmmm……. Sebenarnya hubungan mu sama Hangeng itu gimana sih?”

Mutek : “ Gimana apanya?”

Stary : “ Apa kalian pacaran?”
mutek : “ Hahahahaha….. ya engga lah. Aku gag senekat itu.”

Stary : “ Nekat?”

Mutek : “ Aku belum mau mati di tangan ELF yang lain yah.”

Stary : “ Ternyata kamu masih punya akal sehat juga yah.”

Hahahahahahahahaha………………..

Kami berdua kemudian meninggalkan bandara sambil bercanda dan penuh tawa.

The end.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s