sebuah keajaiban sekalipun hanya akan terjadi satu kali (pt 1)

kita menamakan diri sebagai everlasting friends,,
ketika aku membuka kamusku, dan bertanya pada semua orang, apa arti sebenarnya dari kata2 itu,
yang aku dapatkan adalah penjelasan2 menakjubkan bahwa everlasting friends adalah teman sejati,
yang tidak akan pernah meninggalkan bagaimanapun kondisinya,
yang akan selalu ada.. selalu ada..
tertawa ketika kau tertawa,
dan menjerit ketika kau menangis,
yang akan turut merasakan sakit yang kau rasakan,
lalu aku berfikir lagi, begitu hebat yang terjadi antara kita dan 13 orang itu,
bagi beberapa dari kita, bertemu langsung sepertinya agak sulit,
kita bahkan mungkin tidak tahu harus mulai dari mana,
tapi cinta kita begitu kuat, seolah kita dan mereka adalah satu,
aku begitu kagum pada yang seperti itu,
yang sanggup memberikan semuanya dengan amat tulus,
seperti salah seorang temanku yang memperkenalkanku pada sebuah keajaiban bernama SUPER JUNIOR,
(aku sangat yakin, ketika kita membaca nama menakjubkan itu, akan ada sebuncah perasaan bahagia dan bangga, karna aku merasakannya, :))
ia sering berkata padaku, bahwa senyum SUPER JUNIOR adalah senyumku,
aku sangat mengingatnya,
jelas sekali,
aku selalu bertanya2, bagaimana itu bisa terjadi, hal yang menurutku berlebihan dan sangat tidak mungkin,
namun ketika aku mulai mengenal Leeteuk, Heechul, Hankyung ^^, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kibum dan Kyuhyun..
aku mulai mengerti perasaan luar biasa hebat yang selama ini kalian alami,
sulit menjelaskannya,
hingga akhirnya mengenal mereka, aku masukkan dalam daftar anugerah hidup yang Tuhan berikan sebagai favoritku,
akhirnya aku putuskan: AKU MENCINTAI MEREKA!
tidak lama waktuku mengenal dan bersenang-senang bersama mereka,
namun aku sangat bahagia,
sangat….
bersama mereka aku bisa hilang sejenak dari dunia dan masalah2 yang membuatku ingin mati,
bersama mereka aku sanggup untuk berkata “aku bisa” hingga sekarang,
banyak sekali yang mereka ajarkan padaku hanya dengan tawa memikat mereka,
terlalu banyak bahkan,
aku tidak akan sanggup menghitung berapa waktu menyenangkan yang ku habiskan bersama mereka,
dan berapa waktu menyiksa yang aku habiskan tanpa mereka,
yang aku tahu, aku mencintai mereka sampai saat ini,
E.L.F, aku mungkin mencintai mereka tidak setangguh kalian,
tapi aku mencintai mereka dengan gayaku,
yang aku yakin walaupun tidak semenakjubkan kalian, tapi ini cukup, paling tidak buatku,
aku salut pada kalian,
yang mencintai mereka dengan sangat,
aku iri…
aku ingin bisa menjadi seperti kalian,
sayangnya, aku tidak bisa..
aku tidak sanggup melakukannya sendiri, tanpa kalian..
teman2ku..
aku belajar dari kalian, bagaimana mencintai SUPER JUNIOR dengan baik,

awalnya, aku hanya melihat SUPER JUNIOR sebagai boyband yang biasa2 saja,
seperti yang sudah2,
yang selalu bermain dan bercanda,
tertawa tanpa pernah terbeban,
bagiku, tugas mereka hanyalah menghibur kita,
membuat kita tertawa dengan tingkah2 konyol,
namun, begitu banyak hal yang aku lupakan,
yang aku lupa, bahwa mereka adalah juga hanya manusia biasa,
yang juga punya ego, emosi dan airmata,
punya masalah dan beban yang menghantui setiap tidur malam mereka,
punya kewajiban yang mengikat hingga mungkin mereka jadi sulit bernapas,
dan yang paling menyakitkan adalah: aku tidak tahu dan tidak pernah tahu seberapa letih mereka menghadapi semuanya,
seberapa inginnya mereka bebas dan menjalani hidup normal dengan aturan seperlunya,
seberapa rindunya mereka akan masa lalu,
mereka sangat bahagia sekarang, tapi bisa saja mereka lebih bahagia waktu itu,
teman, mungkin mereka hanya ingin istirahat sebentar,
mereka ingin bersantai dan menikmati apa yang mereka sebut hidup,
mereka telah banyak mengeluarkan energi untuk menciptakan tawa bagi kita,
tidakkah kita juga ingin memberi mereka hal yang sama?
mungkin bagi kalian aku tidak pantas disebut E.L.F, karna secara tersirat aku seperti ingin memisahkan kalian dari mereka,
tapi aku hanya ingin membicarakan semuanya dari sudut pandang mereka,
mungkin saja mereka lelah,
terlalu lelah bahkan untuk bercerita pada kalian,
yang mereka tahu adalah seperti yang kita tahu: bahwa senyum kita adalah senyum mereka,

teman2ku, ijinkanlah mereka menentukan apa yang baik bagi mereka,
setidaknya untuk satu kali ini saja,
buat mereka untuk sekejap saja, bisa merasakan bahwa bebas itu menyenangkan,
aku berani jamin, mereka tidak akan kemana2!
mereka akan tetap dihati kita,
aku yakin mereka juga tidak ingin kemana2,
tidak akan ada rumah senyaman SUPER JUNIOR, dengan pemandangan yang luar biasa menenangkan bernama E.L.F,
mereka tidak akan kemana2, kawan..

aku sangat sedih..
dan mungkin kalian jauh lebih sedih daripada aku,
tapi bayangkanlah, seberapa sedih mereka?
mereka yang menciptakan rasa luar biasa ini,
mereka yang menerima cinta kita ini,
mereka yang tertawa agar kita tertawa,
dengan segala kerendahan hati aku selalu memohon pada Tuhan,
agar selalu membahagiakan mereka,
dan ketika hal buruk ini terjadi pada kita dan mereka, salahkah kalo aku menganggap ini jawaban-Nya??
ini memang bukan hal yang membahagiakan, tapi bisa jadi ini yang terbaik,
bagiku, tidak ada yang lebih menghancurkan daripada harus melihat apa yang sudah kita bangun susah payah harus hilang begitu saja,
tapi benar kata RyeoWook (yang aku baca dengan airmata di starjunior), bahwa berpisah hanyalah urusan waktu,
aku hanya ingin menjadi yang realistis,
kenyataan memang sulit, namun lebih baik daripada terus berpura2…..

The Shadow of The Rainbow part 3



Akhirnya saat audisi pun tiba. Betapa terkejutnya Youngie melihat orang2 di bangku juri. Disana ada Leeteuk, Heechul, dan Kangin dari Super Junior.

Belum cukup kejutan yang diterima Youngie karena ia akhirnya bisa melihat idolanya dari dekat. Seseorang di ujung meja tersebut, ia selalu memberi kejutan2 yang tak disangka-sangka oleh Youngie.

HyunYoung : “Onew oppa?????”

Onew hanya tersenyum kepadanya.

Saat audisi berlangsung, Youngie menyanyikan lalu Super Junior favoritnya ‘ Hate U Love U ’ dan menarikan dance dari sorry, sorry dengam apik. Actingnya juga mempesona para juri. Hari tersebut menjadi HARINYA Youngie. Youngie berhasil lolos dalam audisi tahap ini.

Onew : “ Youngie-shi!!!!!!!!!!!!!!!!!”

HyunYoung : “ Onew oppa. Aish…. Kenapa kau selalu bisa membuat ku terkejut. Bagaimana bisa kau menjadi juri….??”

Onew : “ Jadi kau benar2 tak tahu bahwa aku adalah seorang penyanyi? Aku leader dari SHINee, hoobaenya Super Junior. Aish,,,,, apakah aku tidak terkenal?? Padahal kami sering mendapat penghargaan untuk album kami. Apa lagi single kami yang terbaru Ring Ding Dong daebak.” Ucap Onew sedikit kecewa.

HyunYoung : “ Mianhae oppa, aku kan baru tinggal di Korea beberapa bulan, jadi harap maklum jika aku belum mengenal para artis disini. Tapi aku tahu Ring Ding Dong. Lagu itu memang sangat bagus. Memang pantas jika daebak.”

Onew : “Bagaimana bisa kau tahu Super Junior tapi kau tak tahu SHINee??”

HyunYoung : “Itu karena ketika aku baru sampai di Korea, poster mereka menarik hati ku. Awalnya karena jumlah mereka yang banyak. Kebetulan juga aku suka angka tiga belas. Tapi setelah aku mendengarkan lagu2 mereka, entah bagaimana aku bisa jatuh cinta dengan mereka ^^.”

Onew : “Nanti aku akan perkenalkan SHINee kepada mu. Aku jamin kamu pasti akan jatuh cinta juga kepada kami.”

HyunYoung : “Baik oppa. Semoga saja aku bisa lolos audisi sampai akhir. Jadi kan kita bisa sering bertemu dan kau bisa mengenalkan SHINee padaku. Oh iya oppa, kenapa kau tak mengatakan bahwa kau adalah hoobae dari Super Junior?? Kalau dari awal aku tahu, aku kan bisa minta tolong pada mu untuk mengenalkan ku pada Leeteuk oppa ^^.”

Onew : “Kau suka dengan Leeteuk hyung?”

Youngie hanya mengangguk

Onew : “Apa kau ingin menjadi pacarnya?” Onew berkata sambil menatap wajah Youngie dengan penasaran.

HyunYoung : “Puhahahahahahahahaha………….. Ada apa dengan wajah mu oppa???? Kenapa kau menatap ku seperti itu????”

Onew : “Apanya yang lucu sih???” ucapnya sambil membelakangi Youngie.

HyunYoung : “AAhhh…. Oppa jangan marah donk. Masak gitu aja ngambek.”

Onew : “Sudah, jawab saja pertanyaan ku.”

HyunYoung : “Aku tak pernah berpikir hingga ketahap itu. Aku mencintainya sebatas fans dan idolanya. Rasanya tak mingkin juga aku bisa dekat dengannya.”

Onew sedikit lega mendengar pernyataan Youngie. Sebenarnya, semenjak pertemuan mereka di kampus dan bekerja bersama dalam pensi, Onew mulai menyukai Youngie. Bukan sebagai dongsaeng atau pun hoobae. Tetapi sebagai seorang namja kepada seorang yooja.

*susah amat bilangnya. Intinya Onew mulae jatuh cinta dah sama Youngie.*

Setelah melalui beberapa tahapan audisi, akhirnya Youngie berhasil lolos dan resmi menjadi trainee SME.

*disini ceritanya kontrak Sm udah diperbaharui. Jadi, Hankyung gag jadi ninggalin Suju ^^*

Saat youngie dan para trainee lainnya sedang berlatih, tiba2 saja ia dan beberapa orang lainnya mendapat panggilan dari tuan Jung.

Tuang Jung : “ Park HyunYoung, Han Junji, Kim Jangmi, Kim Sunhee, Min Daekyon, dan Kim Inhyeong, harap segera berkumpul di ruang rapat.”

Mereka pun segera menuju ruang rapat. Ternyata di ruang rapat telah berkumpul Super Junior dan Lee Seoman.

Lee SM : “Silahkan kalian duduk.”

Mereka pun duduk. Youngie sengaja mencari tempat duduk yang strategis agar dapat dengan leluasa menatap Leeteuk. Setelah semua duduk dengan tenang. *maklum, ada Om Seoman, jadi gag bisa sembarangan ^^*, Leeseoman memulai rapat.

Lee SM : “ Baiklah, aku tak suka berbasa-basi, langsung saja ke topik pembicaraan. Kalian aku kumpulkan disini karena aku ingin membentuk sebuah girl band wanita yang akan aku pasarkan di Amerika *ceritanya SME gag mau kalah sama JYP and wondergirls’nya*. Selain itu, aku juga akan melakukan debut Super Junior di Amerika. Kita harus mengalahkan JYP.”

HyunYoung : “Ehmm… maaf tuan. Tapi, mengapa kami dipanggil kemari?”, Youngie masih nampak bingung dengan penjelasan Lee SM. Secara, kan gag ada hubungannya debut di Amerika sama anak trainee kemarin sore.

Lee Sm : “Park HyunYoung, Han Jinju, Kim Jangmi, Kim Sunhee, Min Daekyon, dan Kim Inhyeong, kalianlah yang akan aku debutkan untuk pasaran Amerika.”

Seluruh ruangan menjadi gempar karena saking terkejutnya. Dan seorang tetua pun akhirnya angkat bicara.

Leeteuk : “Tapi, mengapa bisa seperti ini? Bukankah mereka baru satu bulan menjadi trainee. Mengapa bisa langsung debut? Aku saja bertahun-tahun menjadi trainee baru bisa debut. Itu pun debut dengan dongsaeng yang sebanyak ini, di Korea pula.”

Heechul : “Benar, apa yang dikatakan Leeteuk. Apa nanti yang akan dikatakan trainee yang lain??”

Sungmin : “Sunny saja yang hanya di trainee 6 bulan banyak mendapat kritikan dari para neter.”

Lee Sm : “aku tentu punya alasan anak2. karena girl band ini akan debut untuk meraih pasar Amerika, makanya aku memilih mereka.”

Eunhyuk : “Apa hubungannya?”

Lee SM : “ Kangin, saat itu, kau yang ikut menjadi juri di Canada. Mengapa kau memilih Han Jinju dan Kim Sunhee untuk lolos sebagai pemenang?”

Kangin : “Hmm.. itu karena mereka punya wajah yang cantik dan imut. Selain itu, suara Junji sangat indah dan Acting dari Sunhee sangat bagus.”

Lee SM : “Yak,, Yesung, bagaimana dengan mu?”

Yesung : “aku sangat menyukai karekter suara Jangmi dan Inhyeong. Tehnik vocal mereka sempurna. Apalagi Jangmi bisa bermain drum. Jarang sekali ada seorang gadis manis bisa bermain drum?”

Siwon : “Benarkah kau bisa bermain drum Jangmi?”

Jangmi hanya mengangguk malu. *iyalah malu, secara dia kan suka Siwon gituh… ^^*

Lee SM : “Yak, Shindong, bagaimana dengan mu?”

Shindong : “Saat aku melihat penampilan Park HyunYoung, aku sanagt terpesona. Dia sempurna. Rapp, Dance, acting, piano, vocal yang sempurna. Benar2 paket telent yang luar biasa. Dan Daekyon, mampilannya ketika menyanyi sambil bermain gitar, ia seperti seorang penyanyi professional.”

Lee Sm : “Jadi, kemampuan mereka sudah jelas sangat bagus bukan?? Jadi untuk apa berlama-lama menyianyiakan kesempatan? Apa lagi mereka bukan anak kecil lagi. Dan satu hal lagi mengapa aku memilih mereka. karena bahasa inggris mereka sangat bagus. Karena aku ingin meraih pasar amerika, aku butuh para penyanyi yang handal, bukan hanya handal dalam teknik entertainment, tapi juga handal dalam berbahasa. Karena mereka semua pernah tinggal di Amerika makanya aku memilih mereka untuk segera aku debutkan ”

Semuanya hanya mengangguk, tanda mengerti.

Lee SM : :Girls, silahkan perkenalkan diri kalian satu persatu kepada hoobae kalian agar mereka bisa lebih mengenal kalian.”

HyunYoung : “ Anyeonghaseo, Park HyunYoung himnida. Di Amerika aku biasa dipanggil Stary. Umu ku 19 th.”

Jinju : “Anyeonghaseo, Han Jinju himnida. Di Amerika aku biasa dipanggil Perl. Umurku 20 th.”

Sunhee : “ Anyeonghaseo, Kim Sunhee himnida. Di Amerika aku biasa dipanggil Cherry. Umurku 17 th.”

Inhyeong : “ Anyeonghaseo, Kim Inhyeong himnida. Di Amerika aku biasa dipanggil Barbie. Umur ku 16 th.”

Jangmi : “ Anyeonghaseo, Kim Jangmi himnida. Di Amerika aku biasa dipanggil Rose. Umurku 20 th.”

Daekyon : “ Anyeonghaseo, Sim Daekyon himnida. Di Amerika aku biasa dipanggil Kikyo. Umur ku 17 th”

Lee SM : “Sekarang akan aku jelaskan lebih rinci tentang girl band ini dahulu sebelum aku melanjutkan pembicaraan tentang debut kalian di Amerika. Girl band ini aku namakan Empire Girls *hehehehehehe….. maklum yah, writer lagi suka sama children of empire neh*. Perusahaan telah menyiapkan sebuah single yang berjudul American Girls untuk debut pertama kalian di Korea. Kalian akan debut 2 bulan lagi di Music Bank. Lagu kalian 50% menggunakan bahasa inggris. Dan konsep kalian bukanlah sebatas girl band, tapi multi band. Ada beberapa lagu yang mengharuskan kalian dance, dan ada beberapa lagu yang mengharushan kalian menggunakan format band. Aku mau kalian menggunakan nama barat kalian untuk nama panggung. Dan aku mau mulae besok kalian tinggal di dorm yang telah dipersiapkan oleh perusahaan. Kalian akan tinggal bersama dalam sebuah apartemen bersama dengan Super Junior. Tapi kalian akan tinggal di lantai sebelas. Dan ini aku perkenalkan manager kalian, Cho Hanbyeol.”

Hanbyeol : “ Anyong,,, Hanbyeol himnida. Semoga kita bisa bekerja sama dengan baik.

Lee SM : “Dia akan tinggal bersama dengan kalian di dorm.”

EG (Empire Girls) : Anyong manager Eonnie.” Ucap mereka serempak.

Youngie, benar2 gembira. Setelah ia bisa bertemu dengan Leeteuk dalam audisi, bisa menjadi hoobaenya, dan sekarang, bisa tinggal dalam apartement yang sama. Ingin rasanya ia menari-nari gaje. Mengingat disana adalah ruang rapat dan mereka lagi rapat, selain itu karena ada Leeteuk juga jadi ia harus bisa menjaga sikapnya ^^.

Lee Seoman melanjutkan kembali penjelasannya.

Lee SM : “Dan untuk Super Junior, aku ingin kalian belajar bahasa inggris dari para gadis ini. Mengingat bahwa bahasa inggris kalian masih buruk. Dan satu lagi, aku ingin kalian berlatih bersama dengan mereka dan langsung menjadi pelatihnya. Stary, aku menunjuk kau sebagai leader dari GB ini. Jadi aku mau kau berlatih dengan Leeteuk dan Eunhyuk.

Leeteuk n Shindong : “Kenapa kami?”

Lee SM : “Leeteuk, kau bertugas mengajarinya sebagai seorang leader yang baik dan aku mau kalian berlatih piano bersama. Stary, saat format band, kau dapat part bermain piano. Shindong, kau harus melatih Stary nge’Rapp.”

Shindong : “Kenapa bukan Eunhyuk yang melatihnya Rapp? Eunhyuk lebih pandai Rapp dari pada aku.”

Eunhyuk : “Ah, hyung bisa saja.”

Lee SM : “Itu karena aku menugaskan Eunhyuk dan Hankyung untuk melatih dance bagi Pearl. Yesung dan Ryeowook, kalian bertugas berlatih vocal bersama Barbie. Siwon, Donghae, kyuhyun dan Sungmin, kalin harus berlatih memainkan alat musik bersama Rose dan Kikyo, jadi Siwon bisa berkolaborasi bermain drum dengan Rose, dan Sungmin berkolaborasi bermain gitar dengan Kikyo. Heechul dan Kibum, tugas kalian adalah berlatih rapp dengan Cherry ,dan Kibum, kau harus berkolaborasi bermain bass dengan Cherry.”

Kangin : “Loh, semua member mendapat bagian berlatih bersama dengan para hoobae. Tiap dua orang member mendapat jatah seorang hoobae…”

Kyuhyun : “hei hyung, mendapat jatah? Memangnya kau pikir mereka ini makanan?”

Kangin : “Aish…. Diam saja kau. Hmmmm….. begini, semua berlatih bersama dengan para hoobae, tapi mengapa aku tidak disebutkan sama sekali? Apa kalian akan meninggalkan ku sendiri disini sementara kalian akan debut di Amerika?”

Hankyung : “Sudahlah, mungkin karena kau terlalu sibuk disini sehingga kau tidak perlu lagi debut di Amerika bersama kami.” Canda Hankyung.

Kangin : “Mwo???? Jangan begitu donk.” Ekspresi Kangin berubah jadi cemberut.

Lee SM : “Super junior berjumlah 13 orang, dan akan selalu seperti itu. Kasus vacumnya kau, Kibum dan Hankyung meresahkan banyak fans kalian. tidak mungkin aku dengan sengaja meninggalkan mu disini. Jadi, tugasmu adalah menemani  Hanbyeol untuk membantunya menyusun jadwal yang tepat untuk EG bersama manager Jung, mengingat kau yang paling sibuk disini, sehingga aku harap kau bisa memberikan tips bagi Hanbyeol dalam menyusun schedule bagi EG.”

Lee SM : “Baiklah, rapat hari ini aku cukup kan. Mulai besok, kalian EG, tidak akan berlatih bersama dengan para trainee yang lain. Kalian akan berlatih bersama Super Junior member dan jadwal latihan kalian akan lebih padat lagi.”

Akhirnya Empire Girls akan debut juga. Betapa berdebar-debarnya jantung HyunYoung setelah ia keluar dari ruang rapat. Ia sudah tak sabar ingin segera sampai di apartemennya dan menelepon ayahnya. Ia ingin menyampaikan kabar gembira ini. Tapi sebelum ia pergi meninggalkan gedung SME, ia mengirim sebuah sms kepada seseorang.

“Oppa, nanti bisa kan kita bertemu di restoran es krim flour factory? Aku ingin mentraktirmu makan es cream.”

“Baiklah. Kita bertemu disana jam 8 malam.”

Dengan langkah gembira dan semangat yang menggebu-gebu, Youngie pun beranjak meninggalkan gedung SME dan menuju apartemennya.

The Shadow of The Rainbow part 2

Leeteuk?????

Bukankah itu artinya “special”????

Sespecial apakah dia hingga dia mendapatkan nama ini????

HyunYoung kemudian berjalan pulang ke Apartemennya. Apartemen yang sudah disediakan oleh Ayahnya. Ia benar2 tak habis berfikir mengapa ayahnya tega mengirimnya ke Seoul. Ia hanya berkonsentrasi dengan hobby menyanyi, menari dan acting, sehingga nilai sekolahnya sedikit menurun.

HyunYoung : “Padahal nilai ku hanya sedikit menurun, tapi kenapa hukuman yang aku terima seberat ini?? Aku harus sendiri di sini, karna aku tak mingkin tinggal dengan nenek ku. Apakah Ayah sama sekali tidak menghawatirkan ku disini. Ayah benar2 tega.”

Ayah HyunYoung adalah seorang Korea yang berprofesi sebagai seorang dokter bedah di Amerika. Dan Youngie, walaupun bukan seorang gadis Korea murni, karena ibunya adalah orang Amerika, tapi ia benar2 dididik sebagai seorang Korea yang tinggal di Amerika. Ia merupakan gadis yang pintar, sehingga ia dengan mudah menyerap dua kebudayaan berbeda yang ada di keluarganya. Ia menguasai bahas inggris dan korea.sehingga, Ayahnya tidak begitu khawatir meninggalkan Youngie tinggal sendiri di Seoul.

Sesampainya di kamar apartemennya, ia, langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa.

HyunYoung : “Ah,,, baru kali ini aku menemukan Boy Band dengan jumlah anggota sebanyak ini.”

Saat ia membaca daftar track dalam Cd tersebut, matanya tertuju pada satu nama “Nick Bass”.

HyunYoung : “Apa?? Nick Bass??? Koq bisa???”

Ia benar2 tak percaya dengan apa yang telah ia baca. Nick Bass seorang koreografer ternama menciptakan tarian untuk lagu sorry, sorry.

Nick Bass sangat terkenal di Amerika, dan Youngie sangat ingin belajar tari darinya. Rasa tak percaya dan iri terus bergulir di kepalanya. Lalu ia memutuskan untuk memutar CD tersebut. Saat ia asik mendengarkan beberapa lagu yang ada dalam CD tersebut, kemudian handphonenya berdering.

“Daddy calling”

HyunYoung : “hallo, ada apa Yah????”

Daddy : “Bagaimana keadaan mu disana?? Apa kau nyaman dengan apartement yang ayah siapkan untuk mu??

HyunYoung : “Cukup lah yah.”

Daddy : “Cukup??? Apa maksud mu dengan cukup???”
HyunYoung”Aku baru belajar untuk beradaptasi disini yah.”

Daddy : “Youngie, besok kau harus ke kampus untuk mengurus pendaftaran mu. Ayah sudah bicara dengan serang teman ayah yang menjadi pengajar disana. Dia yang akan membantu mu mengurus seluruh administrasi. Dan mungkin, besok kau bisa langsung mengikuti perkuliahan,”

HyunYoung : “Baik Yah.”

Daddy : “Jaga dirimu baik2 disana, karna Ayah sibuk disini sehingga tidak bisa menelpone mu tiap hari. Jika kamu ada masalah, langsung saja bicarakan dengan Tuan JaeHoo.”

HyunYoung : “Baik yah. Tolong sampaikan salam ku pada ibu. Aku merindukannya.”

Daddy : “Kau harus bisa menunjukan yang terbaik pada Ayah, karna Ayah mengirimmu kembali ke Seoul bukan tanpa alas an. Dan suatu hari nanti, kau pasti akan mengerti. Jadi, berhentilah mengeluh dan rajinlah kau belajar dan berlatih disana.”

Kemudian telponpun terputus. Tapi Youngie terus saja memikirkan apa yang telah dikatakan oleh ayahnya.

HyunYoung : “Berlatih???? Apa yang Ayah maksud dengan berlatih???”

Hari-hari berlalu , tanpa terasa enam bulan sudah Youngie menjalani hari-harinya sebagai seorang mahasiswi jurusan broadcast. Semakin hari ia semakin menyukai super junior, terutama LeeTeuk, sang leader. Entah mengapa sejak pertama kali nama itu terngiang dalam ingatannya. Foto Leeteuk menghiasi semua kamarnya, handphone, dan setiap lembar diarynya.

Suatu hari, saat ia sedang lari pagi di sepanjang sungai Han, seseorang tak sengaja menabraknya.

Pria : “Maafkan saya. Saya tidak sengaja nona.” Ucap pria tersebut.

HyunYoung : “Ah, tidak apa-apa.”

Pria itu berlalu begitu saja dengan empat temannya yang lain.

Keesokan paginya, saat Young sedang lari pagi di tempat yang sama, seseorang menyapanya.

Pria : “Hai, bukankah kau gadis yang kemarin aku tabrak??”

Youngie tiba-tiba menghentikan langkahnya karena pria tersebut berhenti dan berdiri tepat di depan HyunYoung.

HyunYoung : “eh, masak?” Youngie mencoba mengingatnya.

“oh, kamu yang kemarin lari pagi bersama keempat temanmu itu??”

Youngie memperhatikan sekitar.

HyunYoung : “Mana teman-temanmu???”

Pria : “Hari ini aku sendiri, mereka hari ini sibuk, jadi tidak bisa menemani ku lari pagi. Nona, sebagai permintaan maaf ku atas kejadian kemarin, bagaimana kalo aku mentraktir mu secangkir kopi di kafe di depan sana??? Bagaimana???”

Walaupun ragu-ragu Youngie menerima ajakan pria tersebut. Ayahnya pernah berkata padanya tentang kebudayaan orang korea yang menjunjung tingggi kesopanan. Jadi ia terpaksa menerima ajakan orang yang tak dikenalnya itu.

Pria : “Silahkan duduk. Kau mau pesan apa???”

HyunYoung : “capuchino.”

Pria : “Baiklah, aku pesan dua capuchino.” Ucapnya pada pelayan.

Lalu pelayan pun pergi mengambilkan pesanan kami.

Pria : “Siapa namamu?”

HyunYoung : “hyunyoung himnida. Park Hyunyoung himnida.”

Pria : “Jinki Himnida, tapi p[anggil saja aku Onew. Hmmm…… apakah kau pernah melihatku sebelumnya??”

HyunYoung : “pernah. Kemarin saat kau menabrak ku.”

Onew : “hehehehe….. bukan itu maksudku. Hanya saja, sepertinya aku pernah melihatmu sebelumnya. Aishhh… aku berusaha mengingatnya, tapi aku tetap saja tidak ingat.”

Lalu entah dari mana datangnya seorang pria imut-imut datang menghampiri mereka.

Pria imut : “Hyung, ayo kita pergi.” Kata cowo imut itu.

Onew : “Kau?? Apa yang kau lakukan disini?? Bukankah…????”
Pria imut : ”Cepatlah Hyung, kita tidak ada waktu.”

Onew : “Ne, ara, ara.”

Onew dan pria itu lalu pergi sambil melambaikan tangannya. Dari kejauhan Onew berteriak kepada Youngie.

Onew : “HyunYoung, semoga kita bisa bertemu lagi.” Ia pun pergi.

Keesokan harinya di kampus, para mahasiswa semester 1 dikumpulkan dengan mahasiswa semester 3 betapa terkejutnya Youngie melihat sesosok laki2 dengan senyum terindah yang pernah ia lihat.

Ya, setelah pertemuannya dengan Onew kemarin, ia sampai tak bisa tidur dengan nyenyak. ia benar2 suka melihat senyumnya. Senyum tanpa beban. Benar2 bisa membuat orang lain yang melihatnya ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakannya.

HyunYoung  n Onew : “Kau…………”

Mereka berdua serentak mengucapkan kata tersebut kemudian saling tersenyum.

Onew : “Ah,,,, pantas saja aku merasa pernah melihat mu. Ternyata kamu adik kelas ku.”

HyunYoung : “Berarti aku harus memanggil mu sunbae donk?”

Onew : “Hahahaha….. panggil saja oppa agar telihat lebih akrab.

HyunYoung mengangguk.

HyunYoung :  “Oppa, sebenarnya mengapa kita dikumpulkan seperti ini?”

Onew : “Loh,,, jadi kamu belum tahu soal acara tahunan kampus kita yang mengadakan pensi yang dikerjakan bersama antara senior dan junior?”

HyunYoung hanya menggeleng.

Onew : “Wah, aneh, semua orang tahu acara tahunan ini. Bahkan para pelajar SMU pun tahu. Dan karena inilah mereka ingin kuliah disini, karena disini satu2nya kampus yang membiarkan mahasiswanya bebas berekpresi terhadap dunia entertain yang mereka cinta.”

HyunYoung : “Jadi seperti itu. Maklum saja aku tak tahu, aku kan dari amerika. Aku kuliah disini atas kemauan ayahku. Dia yang mengurus semuanya.”

Onew : Jadi kamu dari Amrika??? Pantas saja aksen korea mu sedikit aneh.”

HyunYoung : “Kua meledek ku oppa???” ucapnya sambil cemberut.

Onew hanya tersenyum simpul.

HyunYoung : “ Oppa, kenapa dari tadi rasanya semua orang memandang kea rah kita ya?”

Onew : “Ah, mungkin hanya perasaan mu sa. Hmmmm…… Youngie, apakah kamu merasa pernah milihatku?”

HyunYoung : “ Aku tidak mengerti dengan apa yang oppa bicarakan. Maksud oppa apa? Tentu saja aku pernah melihat mu di tepi sungai Han.”

Onew : “Bikan itu maksud ku. Aishhh,,, lupakan saja kalau begitu.”

Dari sanalah berawal kedekatan antara Onew yang HyunYoung. Mereka menjalin sebuah persahabatan. Namun HyunYoung tak menyadari siapa sebenarnya Onew. Dia tak tahu bahwa Onew adalah Leader Boy Band SHINee yang merupah hoobae dari Boy Band favoritnya, Super Junior.

Dari acara pensi tersebut, Onew melihat bahwa HyunYoung memiliki bakat yang luar biasa. Kemampuan menari dan bernyanyinya sangat bagus.

Beberapa hari setelah acara pensi tersebut, HyunYoung menerima secarik kertas di atas meja belajarnya di kelas.

FORMULIR PENDAFTARAN SM ENTERTAINMENT

Di belakang formulir tersebut terdapat secarik surat dari Onew.

“ Aku harap kamu mau ikut dalam ajang pecarian bakat ini. Aku tahu kamu memiliki kemampuan yang luar biasa. ^^”

HyunYoung hanya terdiam dan berpikir. Sebenarnya ia sangat berminat mengikuti ajang ini. Apa lagi dia masih muda. Umurnya saja baru 16 tahun. Ya, karna dia sebenarnya anak yang cerdas, ia mampu menyelesaikan sekolahnya melalui system percepatan. Tapi, ia takut, takut kalau ayahnya tak mengizinkannya.

Lalu lamunan HyunYoung pecah karana suara dering handphonenya.

HyunYoung : “Anyonghaseo. Ada apa yah?”

Daddy : “Bagaimana keadaan mu?”

HyunYoung : “Baik yah. Bagaimana keadaan kalian disana?”

Daddy : “Semua berjalan baik2 saja disini. Begini Youngie, ayah mau kau melakukan sesuatu untuk ayah.”

HyunYoung : “Apa yah?”

Daddy : “Ayah mau kau mengikuti audisi yang diadakan oleh management sahabat ayah, tuan Lee. Kalau tidak salah nama managementnya adalah SM Entertainment.”

HyunYoung : “Apa sih yang ayah katakan. Aku benar2 tidak mengerti. Bukankah ayah tidak suka melihat ku menari, menyanyi dan berakting?”

Daddy : “hahahahaha….. kau benar2 telah salah menilai ayah nak. Ayah tahu kau memiliki potensi dan bakat yang luar biasa. Kau anak ayah yang cerdas. Untuk itu lah ayah mengirim mu ke Korea agar kau bisa berlatih disana, berlatih dengan orang yang ayah percaya. Jadi, jangan kecewakan ayah. Gunakanlah kemampuan mu sendiri. Ayah tidak akan membantu mu untuk lolos dalam audisi tersebut. Ingat! Jangan permalukan ayah di depan tuan Lee karena ayah telah membangga-banggakan mu di depannya.”

Tanpa sepat berkata apa2 lagi, sambungan telpon pun terputus.

HyunYoung benar2 senang. Ternyata selama ini ia telah salah menilai ayahnya. Ternyata ayahnya sangat mengerdi dirinya dan mencintainya.

HyunYoung : “Daddy, I Love You.”

Ia pun langsung bergegas kembali ke apartemennya sambil menyanyikan lagu favoritnya “Sorry, Sorry.” Ia tak sabar mengukuti audisi tersebut, bukan karena minatnya untuk menjadi seorang entertainer, tapi karna ia ingin mewujudkan impiannya sebagai seorang ELF. Pikirannya sudah mengarah kepada super junior. Inilah kesempatan baginya untuk bisa dekat dengan idolanya. Kesempatan untuk menjadi hoobae dari super junior.

What are they do now?????

Annyeong~~~~~ pasti semua udah pada kangen kan sama para oppa Super Junior??? Apalagi mereka udah gag pernah kedengeran kabarnya lagi.

Kira-kira, mereka lagi pada ngapain yah??? Yang jelas mereka pasti sibuk latihan untuk mempersiapkan Super Show II di Malaysia nanti. *kapan nyampe Indonesiannya Oppa???*

Kalau aja Hankyung ga ngajuin tuntutan, pasti sekarang mereka lagi sibuk show-show di China. Tapi seperti yang udah kita ketahui, setelah tuntutan yang dilakukan sama Hanwatermolon (baca Hankyung), mereka semua udah pada ditarik lagi ke Korea, dan terakhir kali Cuma Henry yang kedengeran kabarnya duet sama Zang Liyin.

Yang ini sih masih sering wara-wiri di tv dan radio. Sukira, star king, strong heart, dll.

Setelah mereka berdua sukses dengan drama musikalnya, sekarang mereka berdua terjun lagi dalam sebuah drama musical dan tampil bersama. judul musikalnya  ‘Hong Gil Dong’.

Udah pasti masih bergelut denga jumunjinya. Bentar lagi kan bakalan release.

Menurut kabar yang terakhir, ia katanya akan ikut serta dalam sebuah drama. Dan akan membantu trax dalam pembuatan MV mereka.

Setelah 2010 pun datang, oppa kita yang satu ini tetap tak terlihat. Satu-satunya harapan kita adalah bisa melihatnya dalam super show II di Malaysia nanti. Akankah ini akan menjadi come back stage buat uri oppa kita ini?? Kita hanya bisa berdoa dan berharap agar Kangin bisa segera tampil bersama member yang lain.

The Shadow of The Rainbow Part 1

Hari ini hujan begitu lebat. Hyun young hanya menanti hujan reda di sudut kamarnya, menatapi jendela. Tanpa ia sadari, ia tertidur. Ia memimpikan seseorang malaikat datang padanya. Wajah malaikat tersebut tak tampak karna cahaya yang di pantulkan oleh pelangi menghalangi pandangannya.

Disaat malaikat tersebut berbalik meninggalkan Hyun young, ia hanya melihat bayangan pelangi pada air genangan hujan. Lalu iya terbangun oleh cahaya matahari yang masuk ke kamarnya.

“ah, ternyata hujan telah reda,” kata hyun young.
Lalu ia termenung memikirkan mimpinya. Dalam hati ia berkata “siapakah dia? Ah, itu hanya mimpi, tak perlulah aku memikirkannya.”  Lalu ia bersiap-siap untuk pergi.
Dari tadi ia benar” merasa bosan, tapi karna hujan, ia tidak bisa pergi. Dan karna hujan sudah reda, ia tak mau lagi menunggu untuk melepas rasa penatnya. Ia pergi mengelilingi kota Seoul. Lalu disebuah toko kaset ia berhenti dan memandang sebuah poster besar yang ditempel di depan toko tersebut. Setelah beberapa menit ia memandang poster tersebut, ia masuk ke dalam toko tersebut dan membeli sebuah CD. Dipandangilah gambar di sebuah CD baru dan beberapa CD yg DVD yg baru dibelinya.
“sepertinya aku melihat sosok malaikat yg menyapaku pada kalian,” gumam nya.
Matanya terfokus pada satu nama “LeeTeuk”.

By : Stary ^^

Because We’re E.L.F.

Aaarrrggggghhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!! Pikiranku jadi kacau setelah membaca berita di sebuah tabloid. “SUJU RETAK”, apa-apaan tuh????? Bagiku SUJU gag pernah retak. Yang retak itu Cuma hubungan Hankyung sama management, bukan sama member yang laen. Ah…. Bener-bener susah nerima kenyataan kalo Hankyung mau keluar dari SM. Trus, gimana nasib Super Junior?????

Mutek : “ Woe….. ngapaen bengong????”

Stary  : “ jangan ngagetin donk Tek. BT neh.”

Aku langsung menyerahkan tabloid tersebut agar dibaca olehnya. Tapi dia hanya diam tanpa komentar.

Stary : “ Koq diem ajah Tek??”

Mutek : “ Kamu aku gimana?? Ngapaen??? Kamu suruh aku nangis guling-guling habis baca berita soal suamiku ne??? Ntar ajah di rumah. Disini bukan tempat yang tepat.”

Di kampus memang gag leluasa banget buat ngebahas soal Super Junior. Gag tau kenapa banyak yang sensi tiap aku n Mutek bahas soal K Pop. Jadinya kita sering mengadakan pertemuan rahasia di rumah Mutek.

Stary : “Padahal udah satu bulan yah. Koq belom ada kabar apa-apa lagi yah?? Mana Hankyung gag bisa dihubungin katanya. Gimana kabarnya yah????”

Mutek : “Aku mana tau yah. Kan kamu yang selalu ngasi info ke aku. Oh iya, hamper aku lupa. Adit nyuruh kita jadi pendamping mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing). Besok ada pertemuan di ruangan BIPA jan 10.”

Stary ; “Mahasiswa dari mana??”

Mutek : “Cina kayaknya”

Stary : “Mahasiswa Cina gelombang keduanya udah datang yah? Apa mungkin ada Hankyung juga gag yah???”

Pletakkk…..

Mutek memukul kepala ku dengan tabloid.

Stary : “Adouchh…. Sakit tau.”

Mutek : “Makanya jangan mimpi ketinggian, ntar sakit kalo jatohnya.”

Stary : “Kan gag ada salahnya buat berharap.”

Mutek hanya tersenyum dan berlalu kembali ke kelas.

Keesokan harinya setelah mata kuliah pertama, aku menunggu Mutek di depan kelas sambil duduk di tangga.

Stary : “Kebiasaan ne anak, kalo udah ngerumpi sama Fiya, gua dilupaun dah.” Gumam ku dalam hati.

Akhirnya aku memutuskan meninggalkan Mutek dan mengiriminya sms.

“teK, aK k rWng BIPA dLuan yaH.”

Tanpa menunggu reply dari Mutek.

Sesampainya di lantai 3 gedung BIPA, aku duduk terlebih dahulu di depan kantor BIPA karena hanya ada mahasiswa-mahasiswa Cina saja yang berada dalam ruangan tersebut. Aku memutuskan untuk menunggu teman-teman satu jurusan ku yang juga ditugaskan untuk menemani para mahasiswa ini selama belajar bahasa Indonesia di kampus kami Udayana.

Terdengar langkah kaki berderap dari arah tangga. Sepertinya ia sedang terburu-buru dan rasanya langkahnya menuju ke arah ku, ke arah ruang BIPA maksud ku. Saat aku melihat sosok tersebut, betapa kagetnya aku melihatnya. Ia hanya berlalu sambil memberikan sebuah senyuman pada ku.

Stary : “Ha…. Han….. Hankyung oppa” ucapku terbata-bata.

Namun sepertinya ia tak mendengar apa yang aku ucapkan. Ia benar-benar tak menyadari bahwa aku merupakan seoran E.L.F.

Lalu dengan sigap aku mengambil Hp ku dan menelpon seseorang.

Stary : “kyuuuungggggie……… Hankyung……….”

Mutek: “Apaan sih kamu teriak-teriak Aku bakalan kesana sekarang.”

Ia langsung memutuskan telpon tersebut tanpa sempat aku mengutaraka maksud ku.

Aku gelisah menunggu Mutek sendiri. Beberapa teman ku sudah berada di dalam dari tadi. Tapi aku masih menunggu Mutek di luar. Aku hanya mondar-mandir gag jelas, benar-benar gag jelas. Akhirnya Mutek datang juga.

Stary : “Dari mana ajah kamu????? Di dalem ada, ada, ada ….”

Mutek : “Ada apaan??? Ayo kita masuk, udah rame kan tuh.”

Setelah sampai di dalam ruangan, bagaikan kilat menyambar Mutek, buku-buku yang dipeganggnya pun jatuh berserakan. Semua mata lalu tertuju padanya. Termasuk seorang pria tampan yang sedari tadi sibuk dendan kamus di tangannya.

Bruuukkkk……. Mutek pingsan.

Stary : “Ah, kenapa ni anak lebay banget she???? Koq disaat kayak gina malah pingsan. Kesan pertama yang buruk neh. Aishhh!!!!!!!!” gumam ku dalah hati sambil membantu yang laen mengangkat tubuh Mutek yang gag bisa dibilang ringan ke sofa.

Setelah sekitar 10 menit pingsan, Mutek lalu membuka matanya.

Mutek : “Omo, aku kenapa?”

Stary : “Pingsan lah. Pake nanya lagi kamu. Aishhh….. malu-maluin aja kamu Tek. Masak badan segede gono kamu pingsan seh???”

Mutek : “Semangka. Semangka ku mana?? Itu bener semangka ku kan??????”

Stary : “Iya, mimpi yang terlalu ketinggian ntu sekarang ada di depan mata kita.”

Mutek : “aigoo…. Apakah ini yang namanya jodoh???”

Aish…. Lebay ni anak mulai kambuh. Bisa-bisa ni anak gag bakalan tidur tiga hari tiga malem.

Stary : “udah ah, kamu istirahat aja dulu disini. Aku mau ke ruang sebelah. Yang lain udah pada ngumpul disana.”

Mutek : “Aku mau ikut!!!!!”

Stary : “jangan!!!!!! Siapin mental kamu dulu tuh. Ntar kalo kamu pingsan lagi disana kan repot. Malu-maluin ajah.”

Aku tinggalkan Mutek beristirahat sendiri di kantor BIPA. Aku langkahkan kaki ku menuju ruangan di sebelahnya, tapi aku merasa berat melangkahkan kaki ku ke ruangan tersebut. Tiba-tiba saja ada perasaan aneh yang ku rasakan terhadap Hankyung. Aku tiba-tiba membencinya.

*******************************************************************

Di ruangan 20.

Mrs. Rahayu : “Ok, guys. This is some local students that will accompany you in this university.” Ucap Mrs. Rahayu kepada para mahasiswa asing tersebut karena mereka belum bisa berbahas Indonesia. Mrs. Rahayu lalu memperkenalkan nama kami masing-masing dan mengcouplekan kami dengan mereka.

Mrs. Rahayu : “Stary, kamu berpasangan dengan Hangeng ya.”

Aku tersentak dari lamunanku.

Stary : “Maaf bu, lebih baik Mutiara (Mutek) saja yang menjadi partner Hankyung. Biar saya bersama Zhoumi saja bu.”

Mrs. Rahayu hanya terdiam. Nampak ia ingin mengucapkan sebuah pertannyaan, dan sepertinya aku tahu apa yang hendak dosenku ini tanyakan pada ku. Oh….. aku hanya bisa berharap dia tak menanyakan alasahku mengapa aku menolak berpartner dengan Hangeng dan lebih memilih Zhoumi.

Mrs. Rahayu : “Baiklah. OK guys, this is your partner. I will leave you all for a moment. So, you can talk each other to build a warm relationship.” Ucap Mrs. Rahayu dengan senyum simpul dan kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.

Aku mulai bercakap-cakap dengan Zhoumi. Lalu kemudian seseorang menghampiri kami. Aku lalu menatap orang tersebut dan berkata,

Stary : “What happen? What are you doing here?” ucap ku ketus.

Hangeng : “Why???? You look like you dislike me.”

Stary : “Yes I do. I am not only dislike you. I HATE YOU.”

Hanging : “Why???? This is our first time meeting.”

Stary : “First time??? For you. But, not for me.”

Sepertinya kata-kata ku itu sedikit menyakitinya dan membuatnya bingung.

Lalu aku berlalu meninggalkan ruangan tersebut dan memberikan secarik kertas kepada Zhoumi. No hp beserta alamat email ku.

Sudah sebulan berlalu. Aku mulai berteman dengan Zhoumi tanpa menyebutkan sama sekali bahwa aku adalah seorang ELF karna aku tak mau mereka menjauhi ku, dan Mutek…. Ah,,,,, ia selalu menceritakan bagaimana hari-harinya bersama Hangeng. Mereka belajar bahasa Indonesia bersama, pergi jalan-jalan bersama, makan malam bersama, pokoknya ngapa-ngapain bersama dah.

Aku benar-benar iri padanya. Dia yang awalnya tidak suka semangka, namun ketika ia tahu bahwa Hangeng sangat suka semangka, ia akhirnya menyukai semangka dan selalu mendapat barang-barang berbau semangka. Dan sekarang, ia bahkan bisa bertemu dengan pujaannya tersebut dan bahkan menghabiskan hari-hari bersama. Dan nampaknya hubungan mereka sudah makin dekat. Arggghhhh……. Aku kapan bisa bertemu dengan Leeteuk oppa yah???? Apakah memang benar tidak ada kesempatan untuk ku agar bisa bertemu dengan pujaan hati ku itu. Mutek benar-benar beruntung.

Aku duduk terpaku di depan ruangan BIPA. Entah apa yang aku pikirkan, aku pun tak tahu. Kehadiran Hangeng benar-benar membuat aku sesak. Aku pun akhirnya menangis.

Entah dari mana datangnya dan sejak kapan ia duduk di sebelah ku, aku benar-benar tak menyadarinya.

Hanging : “Mengapa kamu menangis.” Ia bisa berhasa Indonesia dengan terbata-bata.

Plakkk….. sebuah tamparan mendarat di pipinya.

Stary : “I HATE YOU.” WHY DID YOU DO THIS???? WHY DO YOU WANT TO LEAVE SUPER JUNIOR??? ARE THEIR LOVES NOT ENOUGH FOR YOU?? TEUKIE OPPA ALWAYS TAKES CARE OF YOU, AND HEECHUL OPPA, HE, HE……” aku menangis dan tak mampu melanjutkan ucapan ku.

Hangeng oppa hanya bisa tertunduk. Dan sekilas aku melihat matanya berkaca-kaca.

Aku benar-benar lega setelah menumpahkan segala isi hati ku pada hanging. Aku, aku benar-benar marah atas keputusannya menuntut SM entertainment. Bukan karna dia ingin keluar dari SME yang membuat ku sangan benci padanya, tapi karna dia sudah tak mau memperhatikan nasib dan perasaan ke 12 saudaranya di dorm. Aku sebagai fans Leeteuk benar-benar tahu bagaimana perasaannya atas kasus yang menimpa dongsaengnya ini. Dan itu membuat ku semakin sakit atas perlakuan hangeng.

Hangeng : “Are you E.L.F.???”

Stary : “Yes, I am.” Jawab ku dengan tegas.

Hangeng : “Why did you love super junior very much?”

Aku sedikit kaget dengan pertanyaannya. Namun kemudian aku jawab juga pertanyaan itu.

Stary : “Because you are 13.”

Hangeng : “How about if it will be 12?”

Stary : “It is not be Super Junior anymore.”

Lalu aku pergi berlalu meninggalkan Hangeng yang terdiam, terpaku, apalagi setelah mendengar jawaban ku.

Aku berlari hingga sampai di taman belakang kampus, tempat yang jarang dikunjungi orang karna tempatnya sedikit menyeramkan. Namun, disanalah tempat favorit ku, tempat ku disaat aku ingin menyendiri. Bahkan Mutek pun tak pernah tahu kalo aku suka pergi ke tempat itu.

Tiba-tiba terdengar langkah kaki. Aku benar-benar merasa ketakutan. Sebenarnya aku bukanlah gadis penakut, hanya saja jika berhubungan dengan hal-hal yang berbau mistis, aku benar-benar takut dengan hal itu. Langkah itu tepat berhenti di depan ku. Aku tak berani membuka mata ku, aku benar-benar merasa takut. Namun, sesuatu menyentuh pipiku hingga aku tersentak dan membuka mataku.

Stary : “Zhoumi????”

Zhoumi : “Kenapa?? Nampaknya kau benar-benar kaget dengan kehadiran ku disini??”

*bahasa Indonesia Zhoumi lebih bagus dari pada Hangeng. Entah memang kualitas otak mereka yang berbeda atau salah didikan dari partnernya makanya Hangeng sedikit lebih lambat belajar dari pada Zhoumi?? Mian Mutek ^^*

Stary : “Ke……kenapa kau bisa mengetahui tempat in??”

Zhoumi : “Aku tadi mengikuti kamu.”

Stary : “Aku…….”
Zhoumi : “Ternyata kamu adalah seorang ELF. Mengapa kau tak mengatakannya pada kami???”

Stary : “Aku……….”

Zhoumi : “Kami pikir dengan mengikuti program ini dan pergi kesini akan bisa membantu menenangkan kondisi Hangeng. Kami berharap ada tempat dimana kami tak akan bertemu dengan ELF……”

Stary : “Itu karna kalian terlalu popular…….”

Zhoumi : “Benar. Untuk itulah kami ingin punya kesempatan pergi menyendiri. Tanpa ELF, tanpa wartawan, tanpa pemberitaan apa pun tentang kami.”

Stary : “Tapi mengapa????”
Zhoumi : “Kami lelah…. Kami lelah bekerja seperti budak. Kami lelah senyum dengan terpaksa agar para ELF tidak kecewa. Kami ingin merasakan senyuman yang benar-benar dari hati kami.” Ia pun mulai menitikkan air matanya.

Sejenak suasana hening. Kami hanya terdiam. Akhirnya akupun memulai percakapan itu kembali.

Stary : “Tapi. Apa kah kalian pernah mengerti bagaimana perasaan para ELF???”

Zhoumi hanya menatap ku.

Stary : “Kami sangat sayang pada kalian. Kami hanya ingin melindungi kalian. Kami sangat mencintai kalian, dan kami hanya ingin kalian bahagia. Dan karena Hangeng menuntut SM dan tal mau bertemu dengan para member yang lain, kami sangat merasa sedih. Aku sedih sekali melihat ekxpresi Teukie oppa. Terlebih lagi jika aku memikirkan Heechul oppa yang begitu menyayangi Hangeng. Kami benar-benar takut kehilangan Hangeng karna kami mencintainya.”

Zhoumi : “Jadi…. Kami menyukai Leeteuk hyung???”

Aku hanya mengangguk sambil tersenyum simpul.

Zhoumi : “Pasti kau sangat menghawatirkan keadaan mereka.”

Aku kembali mengangguk.

Zhoumi : “Tapi, untuk kali ini, tolong mengertilah perasaan Hangeng, perasaan yang tak pernah ia katakana kepada orang lain. Perasaan lelahnya……. Bukankah kalian sebagai ELF pasti tahu bagaimana padatnya jadwal kami. Dan Hangeng merasa kalau dia sudah tak mampu bertahan lagi.”

Ia kemudian menatap kea rah langit sambil tersenyum.

Zhoumi : “Terima kasih.”

Stary : “Untuk apa berterima kasih pada ku.”

Zhoumi : “Karna kau telah menunjukkan cinta mu sebagai ELF kepada kami. Apa lagi Mutek. Dia benar-benar bisa membuat Hangeng bahagia. Tapi mengapa dia juga tak mengatakan bahwa ia adalah seorang ELF??”

Stary : “Kami tak mau kalian menjauhi kami.”

Zhoumi : “Mana mungkin kami menjauhi orang sebaik kalian yang mau menyayangi kami padahal kalian tidak mengenal kami.”

Stary : “Tapi, kalian ternya orang yang tidak peka terhadap fans yah???”

Zhoumi : “Maksud mu???”

Stary : “Apa kau tidak ingat saat kita bertemu pertama kali di ruang BIPA. Mutek kan sampai pingsan saat melihat Hangeng.”

Tiba-tiba Zhoumi tertawa terbahak-bahak.

Zhoumi : “Hahahahahahahaah………….”

Aku lalu mencubitnya karna kesal dengantawanya.

Stary : “Hay……. Berhenti tertawa, apanya yang lucu???”

Zhoumi : “Hahahaha….. ya lucu lah. Saat itu aku benar-benar bingung melihat dia pingsan. Tapi ternyata karena dia sangat menyukai Hangeng. Baru kali ini kami menemukan fans yang seperti dia.”

Akhirnya aku pun ikut tertawa mengingat betapa bodohnya sahabat ku itu. Benar-benar kejadian yang memalukan.

Zhoumi : “Tetaplah tersenyum.!”

Stary : “Ha???”

Zhoumi : “tetaplah tersenyum. Karena senyum kalian lah yang menjadi semangat bagi kami.”

Aku hanya mengangguk.

Stary : “Zhoumi, tapi bagaimana dengan Hangeng?? Bagaimana caraku meminta maaf padanya?? Sepertinya dia sangat sakit mendengar kata-kata ku tadi.”

Hangeng : “Kau tidak perlu mengatakan apa-apa lagi padaku.”

Aku benar-benar kaget. Bagaimana bisa???? Bagaimana bisa Hangeng ada disini?? Bersama Mutek lagi.

Stary : “Kalian…. Kenapa tahu kalau aku ada disini????”

Hangeng lalu melihat kea rah Mutek. Aku pun menatap Mutek.

Mutek : “Aishh!!!! Aku sebenarnya selalu tahu kalo pasti kesini tiap kamu punya masalah. Tapi aku gag pernah bilang and gag pernah kesini karna disini keliatan serem…..”

Stary : “Trus, kenapa sekarang kamu berani kesini.”

Mutek : “Karna ada Kyungie oppa.” Ucapnya manja.

Stary : “Kamu sakit???” ucapku sambil memegangi dahinya.

Mutek : “Apaan sih kamu!!!!!”

Stary : “Kamu kayak ulet bulu. GATEL. Hahahahahaha……..”

Dan tawa pun pecah diantara kami berempat. Lalu aku mengarahkan tatapan ku kepada Hangeng.

Stary : “Oppa, Mianhae.”

Hangeng : “Cheonmaneyo.” Jawabnya sambil tersenyum kemuadian memelukku.

Mutek : “Oppaaaaaa,,,,,,,,,”

Tawapun kembali pecah melihat tingkah Mutek yang kesal karna Hangeng memelukku. Ia terlihat seperti seorang gadis yang cemburu melihat pacarnya memeluk gadis lain.

*******************************************************************

Dari sinilah awal persahabatan kami. Persahabatan antara ELF dan idolanya.

*******************************************************************

Tanpa terasa 2 bulan telah berlalu. Hangeng dan Zhoumi harus kembali ke China pagi ini.

Hp ku tiba-tiba berbunyi, sebuah sms masuk. Dari Mutek ternyata.

“Tuk, aK jMpT kM skRng. Syp2 yaH. 15 mNt Lg aK mPe.”

Arggghhh………. Aku belum mandi.

Lalu aku segera menyambar handuk dan mandi. Aku benar-benar seperti orang yang kesetanan.

“kenapa ngedadak gini sih? Untung aku udah bangun.” Gumamku dalam hati.

*******************************************************************

Sesampainya di bandara.

Mutek : “Oppa….. maaf kami terlambat.”

Stary : “Loh, koq kita malah kesini? Aku pikir tadi kamu mau jemput aku buat ngajak ke kampus bareng.”

Mutek : “APa kamu lupa kalau hari ini para oppa kita akan pergi?”

Stary : “Tidak,,, hanya saja…..”

Zhoumi : “Kenapa? Apa kamu tidak mau mengantar kami?”

Stary : “Bukan begitu. Hanya saja aku sedih kaliah harus cepat pergi.”

Hangeng : “Ini.” Ia menyerahkan secarik kertas pada ku.

Stary : “Apa ini oppa?”

Hangeng : “No Hp dan alamat email Leeteuk hyung.”
Stary : “Mwo??? Wae???”

Mutek : “Ya supaya kamu bisa deket sama oppa mu lah. Kan kamu selalu iri melihat kedekatan ku dengan Kyungie oppa. Hihihihihi…..”

PLETAK!!!! Aku pukul kepalanya dengan tangan ku.

Mutek : “Aduh, sakit.”

Hangeng : “Jangan begitu. Kasihan Mutek.”
Mutek : “Ah,,, senangnya,,, Kyungie oppa membelaku.”

Aish…. Ni anak kenapa jadi lebay gini sih????

Zhoumi : “Tapi yang dikatakan Mutek benat juga kan? Hmmmm…. Anggap saja ini sebagai hadiah terima kasih kami karena kalian telah mau menemani kami selama kami berada disini”

Stary : “tidak perlu seperti itu. Ini sudah kewajiban kami. Karena kami adalah ELF. Kami memang bertugas untuk menjaga kalian. Dan senyuman serta kebahagiaan kalian sudah cukup sebagai gantinya untuk kami.”

Hangeng : “Aku minta tolong pada mu. Tolong sampaikan kepada Leeteuk hyung kalau aku baik-baik saja. Aku tak bisa menghubungi mereka untuk sekarang ini. Aku ingin masalahku dengan management selesai terlebih dahulu, baru aku akan menghubungi mereka. aku merasa bersalah telah menghianati mereka dengan cara seperti ini.”

Stary : “Oppa….. kau salah. Mereka masih menyayangimu dan akan selalu menyayangi mu, begitu pula dengan kami.”
Hangeng : “Aku tahu. Terimakasih. Tolong juga sampaikan bahwa aku akan kembali. Oh iya, kirim juga foto-foto kita agar ia percaya bahwa apa yang kau katakana padanya adalah benar-benar pesan dari ku.”

Aku hanya mengangguk. Mutek sudah mulai menitikkan air matanya.

Mutek : “Oppa… apa kita masih bisa tetap berhubungan??? Apa kita masih bisa bertemu.”

Hangeng : “Pasti. Aku akan rajin mengirim email kepada kalian. Iya kan Zhoumi?”

Zhoumi mengangguk.

Zhoumi : “Jika ada waktu, kami semua akan berlibur kemari, dan kami akan berusa mengajak member yang lain juga.”

Akhirnya panggilan untuk keberangkatan ke cinapun terdengar.

Zhoumi : “Kami harus segera pergi.”

Stary : “Jaga diri kalian baik-baik ya.”

Mereka pun pergi sambil melambaikan tangannya.

Mutek : “OPPAAAA….. SARANGHAE….”

Aish….. teriakannya benar-benar memekakkan telinga ku. Hangeng hanya tersenyum. Kami terus menatap kepergian mereka hingga pesawat lepas landas.

Stary : “Ayo balik Tek.”

Mutek hanya mengangguk lesu.

Stary : “Hmmmm……. Sebenarnya hubungan mu sama Hangeng itu gimana sih?”

Mutek : “ Gimana apanya?”

Stary : “ Apa kalian pacaran?”
mutek : “ Hahahahaha….. ya engga lah. Aku gag senekat itu.”

Stary : “ Nekat?”

Mutek : “ Aku belum mau mati di tangan ELF yang lain yah.”

Stary : “ Ternyata kamu masih punya akal sehat juga yah.”

Hahahahahahahahaha………………..

Kami berdua kemudian meninggalkan bandara sambil bercanda dan penuh tawa.

The end.